WhatsApp Icon
Ringankan Beban Korban Kebakaran, BAZNAS Bolmong Salurkan Bantuan di Desa Otam

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Desa Otam, Kecamatan Passi Barat. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar BAZNAS dalam membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas kebakaran, sekaligus memberikan dukungan moril agar mereka tetap kuat dan memiliki semangat untuk bangkit serta menata kembali kehidupan setelah musibah yang terjadi.

Kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan menjadi bagian dari komitmen untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan. Tidak hanya dalam pemberdayaan ekonomi, BAZNAS juga berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik, khususnya keluarga besar Kementerian Agama, yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah.

Kepercayaan tersebut menjadi amanah bagi BAZNAS untuk terus mengelola dan menyalurkan dana umat secara tepat sasaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penyintas dan menjadi penguat di tengah ujian yang sedang dihadapi. BAZNAS Bolmong juga mendoakan agar Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan kepada seluruh keluarga yang terdampak, serta mengganti setiap kehilangan dengan rezeki dan kehidupan yang lebih baik.

Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan munfik diterima sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT dan menjadi sumber keberkahan bagi para pemberi maupun penerima manfaat.

28/07/2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Bolmong Pelajari Strategi Penghimpunan ZIS dari BAZNAS Pohuwato

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow terus mendorong penguatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow untuk bertukar pengalaman dan mempelajari praktik-praktik baik dalam pengelolaan penghimpunan ZIS, khususnya strategi menjangkau potensi zakat dari kalangan karyawan dan perusahaan swasta.

Dalam kegiatan tersebut, kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai strategi penguatan kemitraan dengan perusahaan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, hingga pengembangan sistem penghimpunan ZIS yang efektif dan berkelanjutan.

Berbagai pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi referensi bagi BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow dalam mengembangkan strategi penghimpunan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap potensi zakat di daerah. Dengan demikian, penghimpunan ZIS diharapkan semakin optimal dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Selain menjadi sarana berbagi pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan membangun sinergi antarlembaga. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman dinilai penting untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat sekaligus memperluas dampak program bagi umat.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Pohuwato atas sambutan yang hangat, keterbukaan, serta kesediaan berbagi pengalaman dalam pengelolaan penghimpunan ZIS.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Bolmong menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam penghimpunan ZIS dengan mengedepankan prinsip amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Ke depan, hasil studi tiru ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam penguatan strategi penghimpunan ZIS di Kabupaten Bolaang Mongondow, sehingga semakin banyak dana umat yang dapat dihimpun dan disalurkan untuk memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Semoga setiap ikhtiar dalam menghimpun dan mengelola ZIS menjadi jalan semakin luasnya manfaat zakat bagi umat.

25/07/2026 | Kontributor: HUMAS
Dorong Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Bolmong Salurkan Bantuan UMKM di Bilalang

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow kembali menyalurkan bantuan UMKM kepada para penerima manfaat di Kecamatan Bilalang. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang bertujuan membantu para pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi keluarga.

Program pemberdayaan UMKM tersebut menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik yang memiliki usaha produktif.

Melalui bantuan yang disalurkan, BAZNAS Bolmong berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk mendukung perkembangan usaha yang dijalankan. Selain meningkatkan produktivitas, bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para mustahik untuk terus berusaha dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik, khususnya keluarga besar Kementerian Agama, yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai wadah untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

Kepercayaan tersebut menjadi amanah bagi BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow untuk terus mengelola dan menyalurkan dana umat secara tepat sasaran, amanah, dan profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Semoga bantuan yang diberikan membawa manfaat dan keberkahan bagi para mustahik. Semoga setiap harta yang ditunaikan oleh para muzaki dan munfik menjadi amal jariyah, dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

02/07/2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Bolmong Dukung Tabligh Akbar BKMT, Perkuat Syiar dan Pembinaan Umat

AZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow kembali menyalurkan bantuan untuk mendukung pelaksanaan Tabligh Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Bolaang Mongondow Raya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Muharram dan Semangat Membangun Peradaban” dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.

Kegiatan Tabligh Akbar tersebut dihadiri oleh Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Utara, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, yang juga merupakan Anggota DPR RI, Ketua TP PKK Kabupaten Bolaang Mongondow, Ibu Kalsum Alhabsy, S.E., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow, para Ketua BKMT se-Bolaang Mongondow Raya, serta jajaran PC Muslimat NU kabupaten/kota se-Bolaang Mongondow Raya.

Dukungan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung kegiatan syiar Islam dan pembinaan umat. Bantuan tersebut diharapkan dapat turut menunjang pelaksanaan kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat di tengah masyarakat serta tumbuh semangat bersama untuk membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik, khususnya para muzaki dari Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow, yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai wadah untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

Kepercayaan tersebut menjadi amanah bagi BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow untuk terus mengelola dan menyalurkan dana umat secara tepat sasaran, transparan, dan penuh tanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan maupun dalam mendukung kegiatan kemaslahatan umat.

Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah yang telah ditunaikan, melimpahkan keberkahan atas harta, kesehatan, keluarga, dan kehidupan seluruh muzaki dan munfik, serta menjadikannya sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

28/06/2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow Salurkan Bantuan UMKM untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat di Kecamatan Dumoga Timur

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow kembali menyalurkan bantuan program UMKM kepada para penerima manfaat di Kecamatan Dumoga Timur.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil agar mampu meningkatkan kapasitas usaha, mengembangkan kemandirian ekonomi, serta menjaga keberlanjutan usahanya.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi para mustahik, sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha yang dijalankan.

Dengan semangat amanah dan profesional dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan terima kasih kepada para muzakki dan munfik, khususnya para muzakki dari Kementerian Agama, yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai lembaga penyalur zakat, infak, dan sedekah.

Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT serta mendatangkan keberkahan bagi kita semua.

BAZNAS Kabupaten Bolaang Mongondow
Melayani dengan Amanah, Menguatkan Umat.

23/06/2026 | Kontributor: HUMAS

Berita Terbaru

Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan perannya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dana zakat yang lebih terarah dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Hal ini diungkapkan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam sebuah rapat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, Kamis (28/11/2024). Saidah menjelaskan, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan nasional. Melalui pengelolaan dana zakat yang lebih strategis, BAZNAS bertujuan menarik lebih banyak kontribusi dari para muzaki untuk mendanai program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk mendukung program kesehatan. Fokus utama mencakup layanan kesehatan dasar, respons tanggap darurat, hingga pengentasan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program-program kesehatan yang dikelola BAZNAS selaras dengan prinsip maqashid syariah, yang salah satunya menekankan pentingnya menjaga jiwa manusia. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ikatan spiritual antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan kekurangan gizi. “Kami terbuka untuk kerja sama yang lebih luas demi mendukung prioritas kesehatan nasional. Dengan optimalisasi dana zakat, kami yakin dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok mustahik,” tutup Saidah.
BERITA12/02/2025 | Humas
CSR Award 2024, BAZNAS RI Raih Prestasi bidang Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
CSR Award 2024, BAZNAS RI Raih Prestasi bidang Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan komitmen dalam memberdayakan masyarakat dengan menerima penghargaan kategori gold pada ajang Indonesian SDGs Awards 2024. Penghargaan tersebut diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD). Acara penganugerahan berlangsung di Jakarta, Kamis (28/11/2024), dengan penghargaan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, didampingi Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo. Saidah mengungkapkan, penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. "Ini juga menjadi motivasi bagi kami selaku lembaga pengelola zakat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar dia. Ia menambahkan, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan program-program BAZNAS RI, seperti Lumbung Pangan, Balai Ternak, dan Zakat Community Development, yang berbasis dana ZIS serta unit pengumpulan zakat (UPZ) dan CSR. Program tersebut telah berkontribusi besar dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. “BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, selain sebagai lembaga yang aktif dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah, juga melakukan penyaluran dalam bentuk pendistribusian dan pendayagunaan zakat," ucap Saidah. Dalam implementasinya, BAZNAS RI menerapkan prinsip “3A”, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Prinsip '3A' ini bukan hanya slogan, tetapi merupakan komitmen nyata kami untuk memastikan bahwa setiap dana yang dikelola benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata dia. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan bahwa inovasi program pemberdayaan umat akan terus ditingkatkan. "Kami ingin zakat tidak hanya menjadi alat bantu perekonomian, tetapi juga solusi berkelanjutan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri," tutur dia. Dengan penghargaan ini, BAZNAS RI berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. “BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan manfaatnya bagi masyarakat," ujar Saidah. PENULIS : ILHAM EDITOR : YMK
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Dorong Kemajuan Pendidikan Papua dengan Peluncuran Buku Inspiratif
BAZNAS Dorong Kemajuan Pendidikan Papua dengan Peluncuran Buku Inspiratif
PENULIS : RAEIHAN Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperingati Hari Guru Nasional 2024 dengan memperkenalkan buku bertema edukasi di Papua, yang menyoroti perjalanan inspiratif para pengajar di wilayah tersebut. Acara peluncuran dilakukan secara virtual melalui kanal YouTube BAZNAS TV baru-baru ini di Jakarta. Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh, termasuk Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan BAZNAS bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, perwakilan perguruan tinggi, dan mentor beasiswa untuk para guru di Papua. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan, momentum Hari Guru Nasional dimanfaatkan untuk menegaskan bahwa dana zakat dapat digunakan dalam mendukung pendidikan, khususnya di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih. Menurut dia, inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas guru dan mewujudkan pemerataan pendidikan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, ia juga memaparkan peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan pendidikan tinggi di Papua melalui program Beasiswa Guru Papua. Program ini bekerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Papua, yaitu IAIN Fattahul Muluk Papua, IAIN Sorong, dan Universitas Cendrawasih, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 150 orang. Bantuan tersebut mencakup pembiayaan pendidikan dan bimbingan dari mentor kampus. Hasil dari program ini melahirkan buku yang menggambarkan perjuangan para guru di Papua, yang bertujuan memberikan inspirasi dan menyuarakan urgensi pendidikan di wilayah tersebut. Menurut Pimpinan BAZNAS bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, peluncuran buku ini merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan semangat para pendidik di Papua, sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk memberikan keadilan pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Jihad dan perjuangan yang dilakukan oleh guru maupun calon guru di Papua menjadi bagian dari semangat kita untuk membangkitkan dan memajukan Indonesia," kata Saidah. Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Fattahul Muluk, menambahkan, kisah-kisah dalam buku tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pihak terkait tentang arti penting pendidikan sebagai alat transformasi bagi masa depan yang lebih cerah, khususnya di Papua dan seluruh Indonesia. "Buku ini tidak hanya menginspirasi para guru, tetapi juga menjadi pengikat bagi kita semua, terutama pengambil kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional tentang urgensi pendidikan berkualitas untuk generasi masa depan yang lebih baik," ucap dia.
BERITA12/02/2025 | Humas
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag, dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag, dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menyelenggarakan Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024 pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Dengan tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam wakaf dan zakat. Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa acara ini merupakan upaya inovatif untuk mengenalkan literasi wakaf dan zakat secara kreatif. Ia optimistis, kolaborasi antarlembaga dapat meningkatkan kesadaran publik dan memperkuat ekosistem wakaf serta zakat di Indonesia. “Kami mengundang masyarakat untuk turut serta dalam Waqf Run 2024. Selain menyehatkan, ini juga menjadi peluang untuk berbagi keberkahan melalui wakaf dan zakat,” ungkap Prof. Kamaruddin. Ia menargetkan sebanyak 1.500 peserta dari berbagai latar belakang dan berharap kegiatan ini juga dapat mendukung literasi digital melalui aplikasi Satu Wakaf. Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menekankan bahwa wakaf dan zakat adalah solusi untuk memperkuat ekonomi umat. Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berkontribusi dengan cara yang menyenangkan sambil membangun solidaritas sosial. “Sudah saatnya wakaf dan zakat menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” ujarnya. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, MA, menyebut Waqf Run 2024 sebagai wujud nyata memasyarakatkan wakaf dan zakat. Dengan biaya pendaftaran Rp150.000, termasuk wakaf minimal Rp50.000, peserta dapat berolahraga sekaligus berbagi keberkahan. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan hiburan musik, permainan interaktif, dan berbagai kegiatan lainnya. Beragam lembaga seperti BWI, BAZNAS, Kemenkeu, OJK, Bank Indonesia, serta ATR/BPN turut terlibat. Berikut jadwal kegiatannya: - 12 November–15 Desember 2024: Pendaftaran daring melalui bit.ly/waqfrun2024. - 20–21 Desember 2024: Pengambilan race kit. - 22 Desember 2024: Pelaksanaan mulai pukul 06.00 WIB. Ayo jadikan Waqf Run 2024 sebagai langkah nyata menuju Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan adil! Daftarkan diri Anda sekarang dan berkontribusilah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045!
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Pertahankan Sertifikasi ISO dan Perkuat Sistem Pengelolaan Zakat yang Transparan
BAZNAS RI Pertahankan Sertifikasi ISO dan Perkuat Sistem Pengelolaan Zakat yang Transparan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yaitu ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diterbitkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. BAZNAS terus meneguhkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki. Penyerahan simbolis kedua sertifikat tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. "Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," kata Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Ketua BAZNAS RI tersebut menjelaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat sesuai dengan standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan transparan. Menurut Kiai Noor, ISO 9001:2015 bertujuan untuk memastikan kualitas manajemen, menjamin bahwa layanan yang diberikan memenuhi standar mutu dan mematuhi regulasi yang berlaku. Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 adalah komitmen BAZNAS untuk menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan zakat serta mencegah korupsi dan praktik suap. BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah menjalani audit ulang oleh Badan Sertifikasi Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, pendistribusian, dan pendukung lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zainulbahar Noor, Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, menyampaikan bahwa pencapaian ini akan memotivasi BAZNAS untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, penghargaan ini juga menunjukkan bahwa manajemen BAZNAS memenuhi standar yang berlaku. Eko Sutrisno dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia memberikan penghargaan kepada BAZNAS atas keberhasilannya mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menurutnya menunjukkan bahwa BAZNAS tetap menjaga kepercayaan publik dan menjadi contoh bagi Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya di Indonesia. Ia berharap BAZNAS dapat memperluas penerapan standar ini ke tingkat daerah, memastikan transparansi dan akuntabilitas terjaga. Untuk informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada 2018 dan terus memperbaharui sertifikasinya, hingga kini memperoleh versi terbaru ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Begitu pula dengan ISO 37001:2016 yang pertama kali diterapkan pada 2019, dan kini diperoleh dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan seluruh unit kerja BAZNAS. kontributor: meisa editor: mas
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Program dan Pembinaan BAZNAS Tanggap Bencana 2025” yang diadakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (3/12/2024). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyoroti tingginya potensi bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi, hingga letusan gunung berapi. “Mitigasi bencana menjadi langkah strategis yang sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Prof. Nadra. Ia menambahkan, strategi penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, dalam menghadapi berbagai bencana. Dian Aditya Mandana Putri menjelaskan bahwa BAZNAS RI telah merumuskan tiga pilar utama dalam strategi penanganan bencana, yakni penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penyempurnaan standar layanan. “Ketiga pilar ini dirancang agar dapat diterapkan meskipun tidak dalam situasi darurat, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” ungkapnya. BAZNAS juga menjalankan sejumlah program mitigasi bencana untuk mengurangi dampak dan jumlah korban, seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman Tanggap Bencana, dan BTB Goes to School. “Program-program ini bertujuan mendampingi masyarakat di daerah rawan bencana agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi,” jelas Dian. Ia menyebutkan, program-program tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah pedesaan, bahkan beberapa desa kini mampu membantu wilayah tetangga yang terkena bencana. “Alhamdulillah, di beberapa wilayah program ini telah berhasil. Bahkan, masyarakat setempat mampu membentuk kelompok kerja (pokja) tanggap bencana untuk membantu desa atau kelurahan lain yang terdampak,” ujarnya. Hingga akhir 2024, BAZNAS RI telah menginisiasi 27 lokasi Kampung Tanggap Bencana di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depan, kami berencana menambah lokasi baru sekaligus memastikan keberlanjutan program di 27 titik yang sudah ada. Tujuannya agar masyarakat lebih siap jika terjadi bencana,” tutup Dian. KONTRI : RIPALDI EDITOR : PUTRI
BERITA12/02/2025 | Humas
Tunjukkan Dedikasi dalam Pengelolaan Zakat yang Berkualitas, BAZNAS RI Pertahankan Sertifikat ISO
Tunjukkan Dedikasi dalam Pengelolaan Zakat yang Berkualitas, BAZNAS RI Pertahankan Sertifikat ISO
Tunjukkan Dedikasi dalam Pengelolaan Zakat yang Berkualitas, BAZNAS RI Pertahankan Sertifikat ISO Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mempertahankan Sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang dikeluarkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjaga kualitas pengelolaan zakat yang transparan dan efisien, yang diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Wakil Ketua BAZNAS, Mokhamad Mahdum, menjelaskan bahwa sertifikat ini mencerminkan upaya BAZNAS dalam memastikan proses pengelolaan dan penyaluran zakat dilakukan secara efisien dan terstruktur. Hal ini bertujuan agar amanah dari muzakki sampai dengan baik kepada mustahik. “Sertifikat ini mencerminkan upaya kita untuk memastikan bahwa proses pengumpulan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat dilakukan dengan sistem yang terstruktur dan efisien, sehingga amanah dari para muzakki dapat tersampaikan dengan baik kepada mustahik,” ujar Mo Mahdum, di Jakarta, Rabu (11/12/2024). Menurut Mo Mahdum, keberhasilan mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015 ini juga menunjukkan dedikasi BAZNAS dalam memastikan sistem yang diterapkan selalu sesuai dengan standar internasional. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran pimpinan, staf, dan mitra kerja BAZNAS yang senantiasa menjaga standar tinggi dalam melayani umat,” tambahnya. Sertifikat ISO 9001:2015 sendiri mengarah pada standar tinggi dalam manajemen mutu yang menjamin kualitas pelayanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS, baik pimpinan, staf, maupun mitra yang selalu menjaga standar tinggi dalam melayani umat. Pencapaian tersebut diumumkan oleh auditor Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno dan Johny S. Salim, yang memberikan keputusan ini kepada Wakil Ketua BAZNAS, Mokhamad Mahdum. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Arifin Purwakananta, serta tim Manajemen Mutu BAZNAS RI, di Gedung BAZNAS RI, Selasa (10/12/2024). Sebagai informasi, BAZNAS pertama kali memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2011, dan sejak saat itu berhasil mempertahankan sertifikat tersebut hingga 2016. Sejak 2017, BAZNAS berhasil memperoleh dan mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015, yang menjadi standar baru untuk sistem manajemen mutu.
BERITA23/12/2024 | PU3
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bolaang Mongondow.

Lihat Daftar Rekening →